MODEL PENGEMBANGAN KAWASAN MAKAM SYEKH BURHANUDDIN SEBAGAI KAWASAN RELIGI

Main Author: Desy Aryanti
Format: Article info application/pdf eJournal
Bahasa: eng
Terbitan: Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Bung Hatta , 2019
Subjects:
Online Access: http://jurnalrekayasa.bunghatta.ac.id/index.php/JRFTSP/article/view/6
http://jurnalrekayasa.bunghatta.ac.id/index.php/JRFTSP/article/view/6/4
ctrlnum article-6
fullrecord <?xml version="1.0"?> <dc schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd"><title lang="en-US">MODEL PENGEMBANGAN KAWASAN MAKAM SYEKH BURHANUDDIN SEBAGAI KAWASAN RELIGI</title><creator>Desy Aryanti</creator><subject lang="en-US">Situs Cagar Budaya, Makam Syekh Burhanuddin, Ulakan, Pariaman, wisata Religi, model pengembangan</subject><description lang="en-US">Nagari Ulakan berada di Kecamatan Ulakan Tapakis Kabupaten Padang Pariaman, telah lama dikenal sebagai kawasan pusat pengembangan agama Islam di wilayah Sumatera Barat dan sekitarnya. Salah satu kegiatan yang terkenal yakni berSyafar (dalam Bahasa Minang disebut Basafa), berupa kunjungan ziarah ke kawasan makam Syekh Burhanuddin sebagai Ulama Besar Syatariah. Kawasan makam Syekh Burhanuddin ini telah ditetapkan menjadi situs cagar budaya, dan menjadi salah satu kawasan strategis di Kabupaten Padang Pariaman. Kegiatan keagamaan di kawasan ini telah membawa dampak yang cukup luas pada kawasan sekitarnya, baik berupa berkembangnya aktifitas ekonomi, perkembangan permukiman dan lain sebagainya, namun demikian perkembangan kawasan belum dibarengi dengan kelengkapan sarana dan prasarana dasar yang memadai dalam mendukung aktifitas keagamaan maupun aktifitas wisata yang berkembang, sehingga potensi aktifitas yang ada kurang dapat dilayani dengan baik. Disamping itu, pengembangan kegiatan nilai-nilai sakralitas dan religius kawasan belum didorong secara optimal melalui penataan ruang yang fokus pada aktifitas religi sebagai tema utama kawasan dan aktifitas wisata/rekreasi sebagai tema pendukungnya. Sehingga dengan demikian, diperlukan adanya upaya mengoptimalkan fungsi pelayanan dan pengembangan aktifitas melalui penataan ruang kawasan makam. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk memberikan alternatif model pengembangan kawasan makam sebagai kawasan wisata religi.</description><publisher lang="en-US">Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Bung Hatta</publisher><date>2019-11-24</date><type>Journal:Article</type><type>Other:info:eu-repo/semantics/publishedVersion</type><type>Journal:Article</type><type>File:application/pdf</type><identifier>http://jurnalrekayasa.bunghatta.ac.id/index.php/JRFTSP/article/view/6</identifier><source lang="en-US">JURNAL REKAYASA; Vol 7 No 1 (2017): Jurnal REKAYASA; 27-42</source><source>2622-9455</source><source>1412-0151</source><language>eng</language><relation>http://jurnalrekayasa.bunghatta.ac.id/index.php/JRFTSP/article/view/6/4</relation><rights lang="en-US">Copyright (c) 2017 JURNAL REKAYASA</rights><rights lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by/4.0</rights><recordID>article-6</recordID></dc>
language eng
format Journal:Article
Journal
Other:info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Other
File:application/pdf
File
Journal:eJournal
author Desy Aryanti
title MODEL PENGEMBANGAN KAWASAN MAKAM SYEKH BURHANUDDIN SEBAGAI KAWASAN RELIGI
publisher Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Bung Hatta
publishDate 2019
topic Situs Cagar Budaya
Makam Syekh Burhanuddin
Ulakan
Pariaman
wisata Religi
model pengembangan
url http://jurnalrekayasa.bunghatta.ac.id/index.php/JRFTSP/article/view/6
http://jurnalrekayasa.bunghatta.ac.id/index.php/JRFTSP/article/view/6/4
contents Nagari Ulakan berada di Kecamatan Ulakan Tapakis Kabupaten Padang Pariaman, telah lama dikenal sebagai kawasan pusat pengembangan agama Islam di wilayah Sumatera Barat dan sekitarnya. Salah satu kegiatan yang terkenal yakni berSyafar (dalam Bahasa Minang disebut Basafa), berupa kunjungan ziarah ke kawasan makam Syekh Burhanuddin sebagai Ulama Besar Syatariah. Kawasan makam Syekh Burhanuddin ini telah ditetapkan menjadi situs cagar budaya, dan menjadi salah satu kawasan strategis di Kabupaten Padang Pariaman. Kegiatan keagamaan di kawasan ini telah membawa dampak yang cukup luas pada kawasan sekitarnya, baik berupa berkembangnya aktifitas ekonomi, perkembangan permukiman dan lain sebagainya, namun demikian perkembangan kawasan belum dibarengi dengan kelengkapan sarana dan prasarana dasar yang memadai dalam mendukung aktifitas keagamaan maupun aktifitas wisata yang berkembang, sehingga potensi aktifitas yang ada kurang dapat dilayani dengan baik. Disamping itu, pengembangan kegiatan nilai-nilai sakralitas dan religius kawasan belum didorong secara optimal melalui penataan ruang yang fokus pada aktifitas religi sebagai tema utama kawasan dan aktifitas wisata/rekreasi sebagai tema pendukungnya. Sehingga dengan demikian, diperlukan adanya upaya mengoptimalkan fungsi pelayanan dan pengembangan aktifitas melalui penataan ruang kawasan makam. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk memberikan alternatif model pengembangan kawasan makam sebagai kawasan wisata religi.
id IOS12686.article-6
institution universitas bung hatta
affiliation onesearch.perpusnas.go.id
onesearch.kink.kemkes.go.id
hellis.onesearch.id
ptma.onesearch.id
mill.onesearch.id
dpr.onesearch.id
fkp2tn.onesearch.id
ptki.onesearch.id
institution_id 2476
institution_type library:university
library
library Universitas Bung Hatta
library_id 3061
collection Jurnal Rekayasa
repository_id 12686
subject_area Building Structure
Civil Engineering/Teknik Sipil
Disaster and environment
Transportation Planning
city Padang
province SUMATERA BARAT
shared_to_ipusnas_str 1
repoId IOS12686
first_indexed 2019-11-27T03:16:09Z
last_indexed 2019-11-27T03:16:09Z
recordtype dc
_version_ 1657932164173398016
score 16.666887